Sudah bosan dengan sikap dingin doi? Tenang saja itu masalah anda, bukan saya. Tapi mari kita membahas sesuatu yang dingin-dingin juga, yaitu benua antartika. Pernah nggak kalian berpikir kenapa benua antartika bisa ditutupi oleh es yang sangat tebal? Kalian pasti tidak tahu kenapa kan? mari kita bahas mungkin dari sini kalian bisa memahami kenapa doi tiba-tiba menjadi dingin. mungkin saja kan.
Benua Antartika adalah benua terdingin, terkering, dan terangin di dunia. Benua ini terletak di kutub selatan bumi dan dikelilingi oleh Samudra Selatan. Benua Antartika memiliki luas sekitar 14 juta km2 dan sebagian besar wilayahnya tertutup oleh lapisan es yang tebalnya mencapai 2 km atau lebih. Lalu, bagaimana bisa benua Antartika bisa tertutupi oleh es? Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini.
Pertama, letak geografis benua Antartika yang berada di kutub selatan membuatnya mendapat sinar matahari yang sangat sedikit dan tidak merata sepanjang tahun. Hal ini menyebabkan suhu udara di benua Antartika sangat rendah dan bisa mencapai -89 derajat Celcius. Dari faktor pertama ini kita bisa belajar, mungkin saja doi tidak mendapat perhatian yang cukup dan tidak merata, sehingga membuat sikap doi menjadi dingin.
Baca juga : Apa Yang Sebenarnya Terdapat Pada Pusat Galaksi Bima Sakti?
Kedua, bentuk benua Antartika yang tinggi dan datar membuatnya tidak memiliki pegunungan atau dataran tinggi yang bisa menghalangi angin kencang dari Samudra Selatan. Angin kencang ini membawa udara dingin dan kering ke permukaan benua Antartika dan menghilangkan kelembaban dari udara. Hal ini menyebabkan benua Antartika sangat kering dan tidak ada hujan atau salju yang cukup untuk melelehkan es.
Ketiga, aliran laut di sekitar benua Antartika juga berperan dalam menjaga suhu benua Antartika tetap dingin. Aliran laut ini disebut Circumpolar Antarctic Current (CAC) atau Arus Laut Antartik Sirkumpolar. Aliran laut ini mengelilingi benua Antartika dan membentuk sebuah dinding air dingin yang mengisolasi benua Antartika dari pengaruh air hangat dari Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia. Aliran laut ini juga membawa air dingin dari kedalaman laut ke permukaan dan menghambat pertukaran panas antara laut dan udara.
Keempat, adanya fenomena alam yang disebut glasiasi atau pembekuan air menjadi es. Glasiasi adalah proses dimana air yang ada di permukaan bumi membeku menjadi es karena suhu udara yang sangat rendah. Glasiasi terjadi secara alami di benua Antartika karena suhu udara disana sangat dingin dan tidak ada faktor lain yang bisa mencairkan es. Glasiasi juga terjadi secara berulang-ulang sepanjang waktu dan meningkatkan ketebalan lapisan es di benua Antartika.
Nah, itulah beberapa faktor yang menjelaskan kenapa benua Antartika bisa tertutupi oleh es. Dari faktor-faktor yang kita bahas tadi, kita bisa mengambil kesimpulan. Sikap doi menjadi dingin bisa saja karena tidak mendapat perhatian yang cukup dan tidak merata, ditambah lingkungan disekitar doi yang membuatnya bersikap dingin. Sekian nasehat dari saya, sekarang kita kembali ke topik. Lalu bagaimana seandainya benua antartika tidak ada di kutub selatan? Apakah kutub selatan akan tetap terdapat tembok es raksasa? Hmm. Menarik untuk dibahaskan

[…] Baca juga : Kenapa Benua Antartika Tertutup Oleh Es? […]