Kalian mungkin pernah bertanya-tanya mengenai warna sebenarnya dari air. Memang terlihat bahwa air memiliki berbagai warna, mulai dari yang bening, biru, hijau, hingga coklat. Namun, apakah kalian tahu mengapa air bisa terlihat berwarna biru?

Penyebab utama dari warna biru pada air adalah daya serapnya terhadap cahaya. Seperti yang kita ketahui, cahaya terdiri dari spektrum warna yang terdiri dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Saat cahaya melewati air, warna-warna ini akan diserap oleh air. Warna yang paling banyak diserap oleh air adalah merah, sedangkan warna yang paling banyak diteruskan adalah biru.

Hal ini terjadi karena warna biru memiliki energi yang besar dan sedikit yang terserap oleh air. Karena dominasi warna biru, mata kita akan melihatnya lebih jelas dibandingkan dengan warna lainnya.

Namun, mengapa ketika kita mengambil segelas air, biasanya terlihat bening? Hal ini terkait dengan ketebalan atau kedalaman air yang dilalui oleh cahaya. Ketebalan air mempengaruhi penyerapan cahaya.

Ketika cahaya melewati air dengan ketebalan sekitar 10 cm, komponen cahaya yang diserap masih sedikit, yaitu sekitar 90,5% cahaya merah, 99% cahaya hijau, dan 99,9% cahaya biru. Karena komponen cahaya yang masih seimbang ini, air terlihat bening atau tidak berwarna.

Baca juga : Kenapa Benua Antartika Tertutup Oleh Es?

Namun, ketika cahaya melewati air dengan ketebalan sekitar 5 meter, penyerapan cahaya akan lebih banyak terjadi. Sehingga persentase cahaya merah yang tersisa hanya sekitar 0,7%, cahaya hijau sekitar 60,7%, dan cahaya biru sekitar 95,1%. Karena dominasi warna biru ini, air terlihat berwarna biru.

Selain itu, ada juga air yang terlihat berwarna hijau atau coklat. Air berwarna biru hanya berlaku pada air murni (H2O). Ketika air terlihat berwarna hijau, hal ini disebabkan oleh adanya tanaman atau alga serta sedimen di dalam air, yang biasanya berasal dari sungai yang mengalir ke laut. Cahaya biru yang diserap oleh air laut akan bercampur dengan pigmen warna kuning dari tanaman, sehingga percampuran kedua warna ini menghasilkan warna hijau. Itulah mengapa laut terlihat berwarna hijau.

Sedangkan air yang terlihat berwarna coklat disebabkan oleh campuran pasir atau sedimen dari dasar sungai atau laut, sehingga air terlihat keruh dan coklat.

Jadi, air bisa memiliki berbagai warna tergantung pada faktor-faktor seperti daya serap cahaya, ketebalan air, dan kontaminasi oleh zat lain.

2 thoughts on “Apa Warna Air Sebenarnya?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *