pipis

Pasti kalian pertanya-tanya, kenapa kita bergidik ngeri atau gemetar saat buang air kecil. Apakah itu alami? Apakah itu sebuah penyakit? Atau baru saja kita dihampiri oleh makhluk gaib? Sebelumnya saya tidak tahu sama sekali. Tapi saya berharap bukan yang nomor tiga. Karena terus penasaran, akhirnya saya mencari tahunya. Dan pastilah saya mendapatkan jawabannya.

Sebenarnya bergidik ngeri atau gemetaran saat buang air kecil adalah sesuatu yang dapat dijelaskan dengan logika manusia. Dan tentu saja hal ini wajar terjadi pada setiap manusia yang pernah merasakan buang air kecil. Kecuali yang tidak pernah, mungkin memang dia tidak pernah merasakannya. Padahal buang air kecil itu nikmat.

Sebelum membahasnya mungkin kita perlu tahu, apa itu buang air kecil?

Buang air kecil atau urine adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi atau bahasa sederhananya “pipis”

Menurut teori tersebut bergidik saat buang air kecil merupakan kebiasaan pria sejak zaman purba. Karena kebiasaan mereka yang buang air kecil sembarangan, seperti di dekat pohon atau semak-semak. Padahal di sana banyak terdapat hewan-hewan liar. Sehingga dengan bergidik maka manusia dapat meningkatkan kewaspadaan mereka. Tapi saya kurang setuju dengan teori tersebut. Kalau memang benar pria purba suka buang air kecil di pohon atau di semak-semak, bagi saya itu wajar. Karena pada saat itu pasti belum ada toilet. Iya, nggak.

Nah, kalau teori ini baru masuk di akal. Oh ya, Pee shiver atau pee shakes ini sering terjadi pada pria. Kalau wanita saya tidak tahu, karena saya pria. Hal ini disebabkan ketika kita buang air kecil, tubuh kita akan kehilangan panas. Kenapa bisa? Ya karena air seni itu panas. Kalau tidak percaya, coba saja.

Baca juga : Bulan Terlihat di Siang Hari, Bukti Flat Earth?

Ketika tubuh kita kehilangan panas, maka tubuh kita akan bereaksi untuk menggantikan panas yang hilang tersebut. Hal ini terjadi karena kecenderungan tubuh manusia yang akan selalu menjaga keadaan tubuh tetap normal apa pun yang terjadi, dikampung saya hal ini disebut homeostasis. Bergidik atau gemetaran merupakan salah satu dari reaksi tubuh dalam menjaga keadaan suhu tubuh tetap konsisten. Nah, ketika tubuh kehilangan panas karena buang air kecil maka tubuh secara sengaja memerintahkan otot-otot untuk aktif. Karena otot-otot yang aktif tadi maka akan menimbulkan gemetaran atau bergidik ngeri pada tubuh kita. Dari gesekan antara otot-otot inilah tubuh kita mendapatkan panas dalam menjaga suhu tubuh.

Hal ini sama prinsipnya seperti saat kita menggigil karena kedinginan. Hanya saja pada saat kita menggigil otot-otot akan berkontraksi dan meregang dalam percepatan yang luar biasa. Karena itulah ketika kita menggigil kedinginan gigi kita juga gregetan. Hal ini wajar karena tubuh kita kehilangan banyak panas tubuh sehingga membutuhkan panas plus-plus.

Tidak percaya?

Coba kamu sekarang masuk ke lemari pendingin yang suhunya 0 derajat Celcius selama satu jam. 100% yakin kalau kamu keluar pasti sudah tahun 2345 sesudah Masehi. Dan tentunya dalam bentuk mumi.

Kesimpulannya

Bergidik ngeri atau gemetaran saat buang air kecil merupakan reaksi normal tubuh dalam menjaga suhu tubuh. Karena saat buang air kecil tubuh kehilangan panas dari si urine.

One thought on “Kenapa Kita Bergidik Saat Buang Air Kecil?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *