Kali ini kita akan membahas bahwa sebenarnya hujan itu dapat membunuh manusia. Yang saya maksud membunuh disini, bukan karena teringat kenangan mantan. Tapi benar-benar membunuh, walaupun teringat mantan juga mematikan.
Kalian tahu, berdasarkan perhitungan kecepatan air hujan yang sebenarnya adalah 558 km/jam dari ketinggian 1.200 meter. Dan yang lebih menyeramkannya lagi, 1.200 meter itu baru ketinggian minimum awan. Ada awan yang ketinggiannya mencapai 10.000 meter. Entah berapa kecepatan jatuhnya. Dengan kecepatan tersebut sudah cukup untuk membunuh manusia, dengan cara sama seperti peluru yang menembus tubuh manusia. Kan nggak asik, kalau hujannya kayak tembakan peluru. Dan saya yakin, kalau para jomblo akan berhenti mintak hujan di malam Minggu kalau hujannya kayak gini. Atau malah mereka makin semangat mintak hujan agar orang yang pacaran mati semua.
Namun pada kenyataannya kecepatan hujan rata-rata yang turun ke bumi hanya 8-10 km/jam dan yang paling cepat hanya 32 km/jam. Jauh sekali dengan perhitungan para ilmuan. Ternyata setelah diteliti, diketahui jika yang mempengaruhi kecepatan air hujan tersebut adalah atmosfer dan bentuk tetesan air hujan. Dan mari kita bahas satu persatu.
Baca juga : KELT-9b, Planet Paling Panas di Alam Semesta
Kalian pasti tahu kalau setiap benda yang jatuh pasti akan ditarik oleh gaya gravitasi. Tak terkecuali dengan air hujan. Setiap tetesan air hujan yang jatuh akan bertambah kecepatannya 9,8 m per detik. Dan kecepatan air hujan ketika sampai ke muka bumi bisa mencapai 558 km/jam, namun hal itu bisa terjadi jika tidak ada atmosfer. Ketika hujan jatuh dengan kecepatan seperti itu maka atmosfer akan menghambatnya dan memperlambat kecepatan jatuh air hujan. Air hujan yang semula memiliki kecepatan yang tinggi akhirnya akan melambat karena gaya gesekan dengan atmosfer.

Sebenarnya bentuk air hujan itu sangatlah istimewa. Kalian pasti pernah melihat parasut. Percaya atau tidak percaya, parasut sebenarnya terinspirasi dari tetesan air hujan. Ya, karena tetesan air hujan ketika jatuh berbentuk seperti parasut juga berperan penting untuk memperlambat lajunya ketika sampai ke muka bumi.
Jika seandainya hujan tetap turun dengan. Kecepatan 558 km/jam. Maka apa yang akan terjadi? Ketika kena oleh butiran hujan dengan kecepatan seperti itu, maka kita akan merasa seperti tertimpa benda seberat 1 kg yang dijatuhkan pada ketinggian 15 cm. Dan jika hujan jatuh pada ketinggian 10.000 meter maka kita akan merasa tertimpa oleh benda seberat 1 kg dari ketinggian 110 cm. Mengerikan, kalau kena jomblo mampus dah langsung tuh.
Dan satu fakta lagi tentang hujan adalah setiap detik, air hujan yang turun di muka bumi adalah 16 juta ton, sama dengan air yang menguap setiap detiknya yaitu 16 juta ton. Ternyata air hujan benar-benar menakjubkan. Jadi kesimpulan dari artikel ini adalah, jangan lagi meminta hujan di malam Minggu. Karena kalau pun tidak ada hujan di malam Minggu pasti ada hujan air mata para jomblo! Wkwkwk
Sekian, terima kasih!

[…] Baca juga : Sebenarnya Hujan Dapat Membunuh Manusia, Kenapa? […]
Im pretty pleased to discover this great site. I need to to thank you for ones time due to this wonderful read!! I definitely enjoyed every part of it and I have you saved to fav to check out new information on your web site.